PA Buntok Laksanakan Eksekusi Pengosongan di Ampah Berlangsung Damai

0 votes

Pengadilan Agama Buntok pada hari Kamis tanggal 20 Juli 2017 telah berhasil melaksanakan eksekusi pengosongan secara damai terhadap sebuah lahan pekarangan seluas 321 m2 yang berdiri di atasnya sebuah bangunan rumah tempat tinggal sekaligus usaha rumah makan yang terletak di jalan Raden Susilo R. 03 No. 15 Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur. Eksekusi pengosongan dilaksanakan atas dasar putusan Pengadilan Agama Buntok Nomor 0158/Pdt.G/2015/PA Btk. Tanggal 13 Januari 2017 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Sebelum eksekusi dilaksanakan terlebih dahulu melalui beberapa tahapan, yaitu sita eksekusi pada tanggal 21 September 2016 dan pelaksanaan lelang eksekusi pengadilan yang dilaksanakan oleh Pejabat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palangka Raya pada tanggal 23 Maret 2017 di Pengadilan Agama Buntok yang dimenangkan oleh H. Ahmad Masdulhani bertindak selaku kuasa  Masjid Besar Sabilal Mujahidin Ampah.

Rombongan tim eksekutor Pengadilan Agama Buntok tiba di Ampah pukul 09.00 WIB, sebelum menuju lokasi terlebih dahulu singgah di Polsek Dusun Tengah dan diterima oleh Wakapolsek Dusun Tengah dalam rangka persiapan pelaksanaan eksekusi pengosongan. Kepolisian Sektor Dusun Tengah bekerjasama dengan Kepolisian Resort Barito Timur dalam rangka pengamanan pelaksanaan eksekusi.

Pelaksanaan eksekusi sempat tertunda dari jadwal yang direncanakan yaitu pukul 10.00 WIB mengingat lokasi eksekusi adalah sebuah rumah makan dan pihak Termohon eksekusi masih berjualan tidak mengindahkan pemberitahuan jauh-jauh hari pelaksanaan eksekusi dan saat itu yang makan adalah rombongan jemaah calon haji Kabupaten Barito Timur, sehingga untuk kenyamanan jemaah calon haji, eksekusi baru dapat dilaksanakan pukul 11.00 WIB.

Setelah tim eksekutor menyampaikan maksud kedatangan yang dikawal oleh beberapa personil Kepolisian Sektor Dusun Tengah dan Kepolisian Resort Barito Timur, tim diterima oleh pihak termohon eksekusi yang diwakili oleh anak Termohon eksekusi bernama Adi. Selanjutnya Panitera Pengadilan Agama Buntok (H. Muhammad Sidik, S.H.) menyampaikan tujuan kedatangan yang dilanjutkan dengan pembacaan Penetapan Ketua Pengadilan Agama Buntok Nomor 0158/Pdt.G/2015 /PA Btk. tanggal  5 Juni 2017 yang dibacakan oleh Jurusita (Hasan). Setelah Jurusita membacakan penetapan, dilanjutkan dengan perintah untuk mengosongkan yang bermula dari depan yaitu warung makan, satu demi satu kursi-kursi dan meja dikumpulkan dan dikeluarkan, namun mendapat perlawanan dari Termohon eksekusi yang merasa keberatan dan merasa mempunyai hak keseluruhan atas kepemilikan tanah dan rumah berdasarkan sertifikat yang dimiliki, namun tim eksekutor tidak mau bernegosiasi tetap melaksanakan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Setelah semua kursi-kursi dan meja makan di bagian depan sudah kosong, mau melanjutkan ke bagian dalam Termohon eksekusi tetap bersikeras melarang tim eksekutor untuk masuk, namun pada akhirnya Termohon eksekusi mau berdamai dengan meminta pemenang lelang untuk memberi waktu sampai tanggal 5 Agustus 2017 mengingat pihak Termohon eksekusi pada tanggal 28 Juli 2017 mengadakan selamatan meninggalnya seratus hari Termohon eksekusi (Hj. Nor Asiah) di tempat tersebut dan dan berjanji bersedia mengeluarkan sendiri barang-barangnya. Pihak pemenang lelang yaitu pihak masjid diwakili oleh H. Ahmad Masdulhani bersedia memberi waktu sebagaimana keinginan pihak Termohon eksekusi hingga tanggal 5 Agustus 2017. Perjanjian disepakati kedua belah pihak di atas materai Rp. 6.000,-. Dengan demikian tugas Pengadilan Agama Buntok melakukan eksekusi pengosongan telah selesai dan berakhir dengan damai. oleh Ibram’s

Komentar Anda :
Terjemahan (Translate) »