Selayang Pandang mengenai InovasI E-court dari Mahkamah Agung Republik Indonesia

0 votes

Hits: 0

Aplikasi e-court merupakan perwujudan dari implementasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 03 tahun 2018 yaitu Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik. E-court atau pengadilan secara elektronik adalah salah satu inovasi terbaru dari Mahkamah Agung yang mulai diluncurkan sejak bulan Juli 2018. Tujuan dibentuknya aplikasi e-court ini adalah untuk penyederhanaan beracara di peradilan sehingga segala proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara konvensional dengan adanya e-court dapat dilakukan media daring di ecourt.mahkamahagung.go.id. Layanan penggunaan e-court dapat digunakan oleh advokat dan subjek hukum selain advokat seperti yang tercantum pada Pasal 1 ayat (5) Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik yaitu Jaksa Pengacara Negara, Biro Hukum Pemerintah/TNI/POLRI, Kejaksaan Republik Indonesia, Direksi/Pengurus atau karyawan yang ditunjuk oleh badan hukum (in-house lawyer), atau kuasa insidentil yang ditentukan oleh undang-undang.

Penggunaan e-court dapat dilakukan untuk jenis perkara perdata, perdata agama, tata usaha militer, dan tata usaha negara. Ada empat fitur e-court antara lain Pendaftaran Perkara secara Online (e-Filling), Taksiran dan Pembayaran Panjar Biaya secara Online (e-Payment), Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik (e-Summons), dan Persidangan yang dilakukan secara elektronik (e-Litigation). Pada persidangan secara elektronik yang dapat dilakukan adalah proses penyampaian gugatan / permohonan / keberatan / bantahan / perlawanan / intervensi beserta perubahannya, jawaban, replik, duplik, pembuktian, kesimpulan dan pengucapan putusan / penetapan. Oleh : Zuse Marafa Yunianto, S.H.

Terjemahan (Translate) »