Sekretaris dan Staf Pengadilan Agama Buntok Ikuti Bimbingan Teknis dan Monitoring Evaluasi Kinerja Anggaran Triwulan II Tahun 2026 I (30/6/2026)
Buntok, Selasa (30/062026) – Sekretaris beserta staf Pengadilan Agama Buntok mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Monitoring Evaluasi (Monev) Kinerja Anggaran Triwulan II Tahun 2026 pada Satuan Kerja di Lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Aplikasi Monev Kementerian Keuangan.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting selama dua hari, yaitu Selasa–Rabu, 30 Juni hingga 1 Juli 2026, dimulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran serta memastikan setiap satuan kerja mampu melakukan pelaporan dan evaluasi kinerja anggaran secara tepat, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peserta kegiatan terdiri atas para Sekretaris Pengadilan Tingkat Banding dan para Sekretaris Pengadilan Tingkat Pertama di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai tata cara pengisian aplikasi Monev Kementerian Keuangan, evaluasi capaian kinerja anggaran Triwulan II Tahun 2026, identifikasi permasalahan yang dihadapi satuan kerja, serta langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran.
Sekretaris Pengadilan Agama Buntok bersama staf mengikuti kegiatan tersebut secara aktif sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi antara Mahkamah Agung dengan seluruh satuan kerja dalam rangka menyamakan persepsi terhadap kebijakan pelaksanaan monitoring dan evaluasi kinerja anggaran.
Melalui keikutsertaan dalam bimbingan teknis ini, diharapkan Pengadilan Agama Buntok dapat terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pelaporan anggaran sehingga target kinerja organisasi dapat tercapai secara optimal
